The Blog

Keragaman makhluk hidup dibumi sangat menarik untuk dipelajari. Begitu juga dengan keragaman kelompok tumbuhan. Pengelompokkan tumbuhan menjadi sub kelompok yang lebih kecil tentu didasarkan atas ciri yang dimiliki oleh tumbuhan tersebut. Salah satunya pada kelompok angiospermae yang merupakan divisi tumbuhan dengan jumlah spesies yang besar dibanding dengan gymnospermae. Pada kelompok angiospermae (tumbuhan biji tertutup) dibagi menjadi dua kelas yang didasarkan pada jumlah keping biji, monokotil dan dikotil. Proses lebih mengenal tumbuhan dikotil dan monokotil dapat di fasilitasi oleh pembelajaran berbasis lingkungan. Pembelajaran berbasis lingkungan termasuk didalmnya pemanfaatan lingkungan seperti pengamatan objek organisme langsung di lingkungan atau melalui pengawetan dan preparasi objek organisme sebagai bahan belajar cukup mendukung untuk tercapainya kompetensi dan tujuan pembelajaran yang optimal khususnya dalam bidang biologi. Salah satu bentuk media pembelajaran berbasis lingkungan tersebut yaitu dengan teknik pengawetan tumbuhan atau yang disebut herbarium. Namun demikian masih kurangnya pengetahuan siswa tentang pengelompokan tumbuhan bagaimana cara pengawetan tumbuhan di SD Negeri 108 Bengkulu utara, memerlukan sebuah intervensi  untuk dapat menambah pengetahuan dan keterampilan.  Hal ini  akan  mendukung upaya  konservasi tumbuhan.  Upaya   menambah pengetahuan dan keterampilan akan sangat bermanfaat dan siswa khusunya dalam mengenal kelompok tumbuhan dan cara pegawetannya untuk meningkatakan aktifitas pembelajaran guna menambah pengetahuan dan keterampilan seputar tumbuhan.    

Oleh karenanya salah satu unsur kegiatan Tridarma Perguruan Tinggi adalah Pengabdian Kepada Masyarakat. Pada semester genap TA. 2021/2022 telah dilaksanakan pengabdian kepada masyarakat mellui kegiatan yang berjudul “Pengenalan dan Pengamatan Tumbuhan Monokotil Dan Dikotil Beserta Pengawetannya Bagi Siswa Sd Negeri 108 Kabupaten Bengkulu Utara”. Kegiatan ini dilakukan oleh Dosen Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan  Ilmu Pendidikan Universitas Bengkulu. Adapun tim yang terlibat dalam kegiatan pengabdian masyarakat tersebut adalah : 1. Neni Murniati, M.Pd. sebagai ketua pelaksana,; 2. Dra.Yennita, M.Si sebagai Anggota 1, dan 3 Dra. Sri Irawati, M.Pd.. sebagai anggota 2. Pengabdian ini juga melibatkan mahasiswa pendidikan biologi sebagai anggota yakni: 1. Shabirah Septa Dwiningtyas, dan 2. Aidha Salsabila Ayu Nawang Wulan. Pengenalan dan Pengamatan Tumbuhan Monokotil dan Dikotil Beserta Pengawetannya Bagi Siswa dilaksanakan di SD Negeri 108 Kabupaten Bengkulu Utara”.

Pengenalan Dan Pengamatan Tumbuhan Monokotil Dan Dikotil Beserta Pengawetannya ini telah dilaksanakan pada Sabtu, 26 Maret 2022. Kegiatan ini dihadiri oleh kurang lebih 40 peserta. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat tentang Pengenalan dan Pengamatan Tumbuhan Monokotil Dan Dikotil Beserta Pengawetannya ini bertujuan dalam mengembangkan pembelajaran berbasis lingkungan guna membantu pemahaman biologi siswa, selain itu siswa akan tertarik dan fokus dalampembelajaran khususnya keanekaraman tumbuhan. Kegiatan  ini  dilakukan dalam bentuk pelatihan dan wokshop
sekaligus kegiatan sosial. Proses kegiatan yang berlangsung berupa bagaimana pentingnya Pengenalan Dan Pengamatan Tumbuhan Beserta Pengawetannya yang langsung sampaikan kepada siswa SD Negeri 108 Bengkulu Utara