The Blog

Program Studi Pendidikan Nonformal Jurusan Ilmu Pendidikan FKIP Universitas Bengkulu telah melaksanakan kegiatan pengabdian mandiri. Kegiatan pengabdian mandiri ini dilaksanakan pada bulan Januari 2021,adapun kegiatan ini dilaksanakan di empat desa yang berada di empat Kabupaten/Kota Provinsi Bengkulu. Pengabdian madiri yang pertama adalah pemanfaat ikan laut (gaguk) menjadi kerupuk, sehingga olahan ikan dapat disimpan dalam waktu yang lama, kegiatan ini dilaksanakan di Desa Tanggo Raso Kecamatan Pino Raya Kabupaten Bengkulu Selatan. Kegiatan pengabdian mandiri yang ke dua adalah Pembuatan masker wajah alami berbahan dasar teh hijau yang merupakan sumber daya alam sekitar yang dapat dimanfaatkan dan memiliki nilai jual, kegiatan ini dilaksanakan di Desa Sidodadi Kelurahan Pasar Ujung Kabupaten Kepahiang. Kegiatan pengabdian mandiri yang ketiga adalah pembuatan minuman herbal yang berbahan dasar kayu secang serut, kegiatan ini dilaksanakan di Kelurahan Kandang Limun Kota Bengkulu.Kegiatan pengabdian mandiri yang terakhir adalah pemanfaatan sekam padi menjadi media tanam dan pupuk organik, kegiatan ini dilaksanakan di Desa Sri Kuncoro Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah.

Program ini merupakan salah satu bentuk dari Tri Darma Perguruan Tinggi yang merupakan kewajiban dosen yaitu pengabdian kepada masyarakat. Sebelum terjun ke lapangan dosen melaksanakan analisa kebutuhan masyarakat terlebih dahulu. Dalam hal ini dosen mengajak peran serta mahasiswa dalam menganalisis lokasi pengabdian dengan melihat sumber daya alam, sumber daya manusia, dan hal-hal yang berkaitan dengan pengabdian tersebut.
Pengabdian mandiri ini dilaksanakan selama 2 hari dengan antusias masyarakat untuk mengikuti seluruh kegiatan.Kegiatan dilaksanakan dengan menggunakan protokol kesehatan ketat. Pengabdian ini melibatkan stake holder setempat seperti Ketua RT dan Kepada Desa untuk berperan serta mengajak masyarakat dalam mengikuti seluruh kegiatan yanga ada,sehingga dapat menambah pengetahuan dan keterampilan masyarakat setempat.
Luaran dari pengabdian ini adalah berupa produk yang dapat dimanfaatkan, diantaranya : kerupuk yang berasal dari ikan gaguk, masker wajah alami dari teh hijau, minuman herbal dari kayu secang serut, serta media tanam dan pupuk organik yang terbuat dari sekam padi. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah demonstrasi, teori dan praktek. Antusias masyarakat juga sangat baik dalam mengikuti seluruh kegiatan, kegiatan berupa pelatihan yang dilaksanakan selama dua hari dan berjalan dengan baik.

Suci

Admin WEB FKIP Universitas Bengkulu dan Staf Subbag Keuangan dan Kepegawaian FKIP Universitas Bengkulu

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Your Comment*

Name*

Email*

Website

Chat Whatsapps