The Blog

(14 Oktober 2020) Workshop Nasional “Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar pada Tingkat Perguruan Tinggi dan Sekolah” adalah kegiatan untuk Menindaklanjuti kerja sama antara Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia, FKIP Universitas Bengkulu dengan Program Studi Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Negeri Yogyakarta. Kegiatan workshop ini dilaksankan pada Rabu, 14 Oktober 2020, Pukul 08.00-15.00 WIB melalui Zoom Clouds Meeting. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan masukan terhadap pengembangan kurikulum Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia, FKIP Universitas Bengkulu yang berusaha beradaptasi dengan kebijakan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MB-KM).

Workshop nasional ini dibuka langsung oleh Koordinator Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia, FKIP Universitas Bengkulu, yaitu Ibu Dr. Dian Eka Chandra Wardhana, M.Pd. Beliau menyampaikan terima kasih kepada kedua narasumber yaitu Dr. Kastam Syamsi, M.Ed. (Koordinator Program Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Negeri Yogyakarta) dan Drs. Riva’i, M.Pd. (Fasilitator/Instruktur Nasional Direktorat PSMA Kemdikbud dan Tim Pengembang Kurikulum Provinsi Bengkulu). Beliau juga berharap agar Workshop ini dapat memberikan masukan terhadap penyusunan kurikulum program studi kami dan program studi seluruh perguruan tinggi dan sekolah yang ada di wilayah Indonesia. Peserta workshop ini dihadiri oleh para kaprodi, dosen, kepala sekolah, pengawas, dan guru se-Indonesia yang berjumlah kurang kebuh 400 peserta.

Kemudian, acara selanjutnya yaitu kegiatan ini yaitu Workshop Nasional “Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar pada Tingkat Perguruan Tinggi dan Sekolah” yang dipandu oleh moderator Dr. Noermanzah, M.Pd. Dalam kegiatan workshop ini, penyampaian materi dan tanya jawab diberikan kesempatan kepada  narasumber pertama yaitu Dr. Kastam Syamsi, M.Ed. Materi yang disampaikan Beliau yaitu implementasi kurikulum merdeka belajar di perguruan tinggi dan secara rinci juga memberikan penjelasan tentang pengertian kurikulum, jenis kurikulum, pengembangan kurikulum secara umum, dan pengembangan kurikulum merdeka belajar di perguruan tinggi.

Berikut beberapa foto penyampaian materi oleh narasumber pertama Dr. Kastam Syamsi, M.Ed. dan kegiatan tanya jawab dengan peserta.

 

Narasumber kedua yaitu Drs. Riva’i, M.Pd. lebih fokus memberikan materi tentang Implementasi Merdeka Belajar pada Tingkat Sekolah “Well-Being”. Drs. Riva’i, M.Pd. secara rinci bagaimana kebijakan merdeka belajar diadopsi sekolah dalam peyusunan kurikulumnya. Pokok-pokok kebijakan merdeka belajar di sekolah yaitu tentang 1) Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) dengan berdasarkan Permendikbud Nomor 43 Tahun 2019, tentang Penyelenggaraan Ujian yang Diselengarakan Satuan Pendidikan dan Ujian Nasional; 2)  Ujian Nasional (UN) yang Diselengarakan Satuan Pendidikan dan Ujian Nasional, 3) penyederhanaan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) berdasarkan Surat Edaran Mendikbud Nomor 14 Tahun 2019, tentang Penyederhanaan RPP, dan 4) Peraturan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Zonasi berdasarkan Permendikbud baru Nomor 44 Tahun 2019 tentang PPDB 2020.

Berikut beberapa foto penyampaian materi oleh narasumber kedua Drs. Riva’i, M.Pd.

Berikut beberapa foto bersama antara narasumber dan peserta pada kegiatan Workshop Nasional “Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar pada Tingkat Perguruan Tinggi dan Sekolah”:

Noermanzah

Editor Web FKIP Universitas Bengkulu

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Your Comment*

Name*

Email*

Website

Chat Whatsapps