The Blog

Remaja merupakan generasi yang akan mewarisi negara Indonesia pada masa yang akan datang. Berbagai harapan diletakkan agar mereka berupaya menjadi individu yang berguna serta mampu menyumbang ke arah kesejahteraan Negara secara keseluruhan. Namun pada realitanya, beberapa pihak mulai menaruh kebimbangan tentang gejala sosial yang melanda remaja dan meruntuhkan akhlak generasi remaja saat ini. Tanpa disadari, perkembangan gejala sosisal ini semakin meningkat hari demi hari seiring dengan sudah masuknya era globalisasi saat ini.

Karang Taruna merupakan bagian yang tak bisa dipisahkan dari pembangunan bangsa ini. Karena itu, pemuda Karang Taruna harus mempunyai tekad dan keinginan untuk memberikan kontribusi bagi pemberdayaan masyarakat dan pembangunan bangsa. Karang Taruna merupakan wadah pembinaan generasi muda yang berada di Desa/Kelurahan dalam bidang Usaha Kesejahteraan Sosial. Sebagai wadah pembinaan tentu saja mempunyai beberapa program yang akan dilaksanakan yang melibatkan seluruh komponen dan potensi yang ada di Desa/Kelurahan yang bersangkutan. Sebagai Lembaga/Organisasi yang bergerak di bidang pembangunan kesejahteraan sosial dan berfungsi sebagai subyek. Karang Taruna sedapat mungkin mampu menunjukkan fungsi dan perannya secara optimal. (Departemen Sosial RI Dirjen Rehabilitasi dan Pelayanan Sosial, Pedoman Pembinaan Program dan kegiatan Karang Taruna (Jakarta : 1979), hal 12‐14).

Pada kegiatan pemberdayaan ini Prodi Pendidikan Nonformal memberikan pelatihan kepemudaan pada Desa Sumber Urip, yang mana desa tersebut memiliki organisasi karangtaruna. Pengabdian kepada masyarakat di lakukan di Balai Desa, Desa Sumber Urip, , Kabupaten Rejang Lebong dilaksanakan pada tanggal 27 Februari – 01 Maret 2020.. Sasaran penyuluhan ini adalah para pemuda karang taruna, dan remaja masjid, yang hadir 20 orang. Tempat pertemuan di Balai Desa, Desa Sumber Urip Kabupaten Rejang Lebong pukul 09.00 s/d 11:100 Wib. Bahan-bahan yang dibutuhkan dalam pertemuan dengan para masyarakat berupa LCD.

 

Kegiatan pelatihan telah dilaksanakan pada hari Kamis 29 Maret 2020. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Desa Sumber Urip, Kabupaten Rejang Lebong. Kegiatan ini berlangsung selama 3 (tiga)  jam yaitu dimulai pukul 09.00 s.d. 11.00. Peserta dalam kegiatan ini adalah para pemuda karang taruna, remaja masjid, dan masyarakat umum Desa Desa Sumber Urip, Kabupaten Rejang Lebong.

Pertemuan antara pengabdi (3 orang dosen yaitu Drs. Suardi Jasma, M. Pd Citra Dwi Palenti. M. Pd Nadia Amida. M. Pd) dengan para masyarakat Desa Desa Sumber Urip, Kabupaten Rejang Lebong. Program berjalan sangat baik. Ketika kami, sebagai pengabdi tiba di kantor Kepala Desa Sumber Urip, kami disambut oleh Kepala desa, Sekretaris desa, perangkat desa yang lain, dan para masyarakat. Kami pertama kali dikenalkan oleh Kepala Desa Sumber Urip kepada para masyarakat termasuk perangkat desa. Mulai dari mengenalkan nama masing-masing pengabdi, maksud dan tujuan, dan kegiatan yang dilakukan selama berada di Desa Sumber Urip. Kemudian kami mendengarkan juga perkenalan para perangkat desa yang hadir. Selanjutnya dikenalkan juga pekerjaan dan asal para masyarakat yang berada di desa. Pembukaan pertemuan antara pengabdi dan para masyarakat di desa dilakukan oleh Kepala Desa Sumber Urip. Selanjutnya pemaparan materi tentang Pelatihan Peran Karang Taruna Dalam Pembangunan Desa, yang dibawakan oleh pengabdi secara bergantian selama 60 menit dan dilanjutkan dengan diskusi dan Tanya-jawab antara pengabdi dan para masyarakat. Pertemuan ini sangat lancar dengan adanya interaksi yang baik antara pengabdi dan para masyarakat. Banyak sekali pertanyaan yang dilontarkan oleh para masyarakat kepada pengabdi. Pengabdi berusaha menjawab pertanyaan dengan sebaik-baiknya. Ada sekitar 10 – 15 pertanyaan yang dilontarkan oleh para masyarakat dan dijawab oleh pengabdi dengan baik.

Keberhasilan ini ditunjukan dengan adanya kesesuain materi dengan kebutuhan masyarakat desa khusunya pemuda karang taruna tentang pelatihan peran karang taruna dalam pembangunan desa yang ada menjadi sesuatu yang memiliki daya jual. Respon positif peserta juga hadir dalam pelaksanaan kegiatan ini, sebab dengan adanya pelatihan ini masyarakat  khususnya pemuda dapat mengetahui pengetahuan soft ataupun hard skill peranan karang taruna dalam pembangunan desa. Pada hakekatnya pemberdayaan kepada masyarakat  merupakan salah satu bagian dari kegiatan dosen dalam menerpakan tridarma perguruan tinggi yang dirancang untuk membelajarkan warga belajar agar mempunyai jenis keterampilan atau pengetahuan serta pengalaman. Pendidikan merupakan tanggung jawab semua pihak, oleh karena itu warga masyarakat desa perlu mengetahui dan mengaktifkan Pendidikan Non Formal guna meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Your Comment*

Name*

Email*

Website

Chat Whatsapps