The Blog

Bengkulu – Mahasiswa Pascasarjana Pendidikan IPA FKIP Universitas Bengkulu (Unib) sukses menggelar Science Education National Seminar (SENS) yang bertajuk “Pendidikan Sains Berwawasan Konservasi, Mitigasi Bencana, dan Kearifan Lokal pada Era 4.0”. Acara pembukaan seminar nasional tersebut dilaksanakan pada Sabtu (23/11) di aula Dekanat FKIP Unib.  Kegiatan ini mengedepankan pembahasan kearifan lokal sebagai dasar untuk mengembangkan sains di bidang pendidikan dan penelitian guna menghadapi tantangan di era Revolusi Industri 4.0.

Dr. Lutfi Firdaus, M.T., Ketua Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Unib menyambut hangat kedatangan 4 narasumber dalam seminar nasional tersebut, yakni Prof. Dr. Sudarmin, M.Si, Dr. Sarwanto, S.Pd., M.Si., Dr. Marjuki M.Pd., dan Dr. Bhakti Karyadi, M.Pd. Ia menyampaikan soal perlunya inovasi dalam sistem pendidikan di Indonesia sehingga mampu menghadapi tantangan di era Revolusi Industri 4.0. Hal ini akan dibahas oleh pemakalah dan peserta yang berpartisipasi dalam SENS. “Dalam seminar ini, kita bisa mengupdate apa konsep yang dapat diterapkan untuk menjadikan pendidikan kita lebih baik lagi,” Kata Lutfi.

Kegiatan SENS ini diikuti oleh 90 orang pemakalah dan 50 orang peserta yang berasal dari berbagai institusi pendidikan tinggi dan sekolah menengah di Indonesia. Sejatinya kegiatan tersebut merupakan usaha mahasiswa Pascasarjana Pendidikan IPA dalam menyampaikan hasil-hasil pemikiran dan penelitian mereka di bidang Pendidikan dan Sains. Hal ini dimaksudkan agar hasil penelitian mereka dapat menjadi solusi atas permasalahan di masyarakat. “Jadi ini sebenarnya murni dilaksanakan oleh mahasiswa S2 Pendidikan IPA. Ya, ini sebagai wadah bagi mahasiswa menyampaikan hasil penelitian mereka kepada masyarakat,” terang Dr. Agus Sundaryono, Koord. Prodi S2 Pendidikan IPA FKIP Unib. (rls)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Your Comment*

Name*

Email*

Website

Chat Whatsapps