The Blog

BENGKULU-Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Bengkulu telah berhasil menyelenggarakan seminar internasional “Mathematics and Science Education International Seminar (MaSEIS)” dan “Seminar Nasional Pendidikan MIPA (SNP-MIPA) 2019”. Seminar dengan tema Penguatan Pendidikan MIPA Berwawasan Konservasi dan Kearifan Lokal pada Era Disrupsi tersebut dilaksanakan secara  bersamaan pada tanggal 5 Oktober di lingkungan FKIP Universitas Bengkulu.

Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Universitas Bengkulu, Dr. Ir. Sigit Sudjatmiko, M.Sc dalam sambutannya pada saat membuka acara di Aula Dekanat FKIP memberikan apresiasi yang tinggi terhadap keberhasilan FKIP menyelenggarakan seminar bertaraf internasional dengan target publikasi terindek Scopus. Seminar ini membuka kesempatan yang luas bagi para guru, dosen, mahasiswa dan peneliti untuk mengasah kemampuan menulis dan  meningkatkan jumlah publikasi, terlebih paper yang terpilih pada seminar MaSEIS akan dipublish melalui publisher terindeks Scopus. Khusus bagi mahasiswa dan dosen Unib, seminar ini dapat dijadikan sebagai ajang untuk meningkatkan jumlah paper terindeks Scopus dengan afiliasi Universitas Bengkulu.

Wakil Rektor Unib Bidang Sumber Daya

Berdasarkan laporan ketua pelaksana seminar, Dr. M. Sutarno, S.Si, M.Pd, MaSEIS diikuti oleh 135 presenter yang berasal dari dalam dan luar negeri dan 10 peserta pendengar, sementara SNP-MIPA diikuti oleh 25 pemakalah dan 86 peserta pendengar.  Seminar MaSEIS menghadirkan pembicara utama yang berasal dari 4 negara, yaitu: Prof. Katsuhiro Nakamura (Jepang), Prof. Patricia (Trish) Patrick (USA), Prof. Dr. Muhaimin Ismoen (Brunei), dan Prof. Dr. Liliasari, M.Pd (Indonesia), sedangkan seminar SNP-MIPA menghadirkan 3 pembicara utama, yaitu: Prof. Dr. Zulkardi, M.Ikom.,M.Sc (Unsri), Prof. Dr. Sudarwan Danim (Unib), dan Dr. M. Lutfi Firdaus, M.T (Unib).

Keynote Speaker MaSEIS 2019

Keynote Speaker SNP-MIPA 2019

Pada kesempatan terpisah, Ketua Jurusan PMIPA FKIP Unib, Dr. M. Lutfi Firdaus, M.T mengungkapkan kegembiraannya karena kedua seminar tersebut dapat berjalan dengan lancar, namun demikian Kajur mengingatkan agar panitia tidak boleh larut dengan keberhasilan tersebut lantaran tugas yang lebih berat pada dasarnya baru akan dimulai, yaitu mengawal dan menindaklanjuti agar paper-paper yang telah diterima panitia dapat segera dipublikasi sesuai target yang ditetapkan.

Kajur PMIPA FKIP Unib dan Ketua Panitia Seminar

Lebih lanjut, Kajur PMIPA mengungkapkan bahwa keberhasilan penyelenggaraan seminar ini tidak lepas dari kerja keras para panitia yang mayoritas terdiri dari dosen muda, adanya dukungan yang baik dari pejabat FKIP, dosen dan karyawan di lingkungan FKIP, serta keterlibatan mahasiswa FKIP pada saat pelaksanaan seminar sebagai petugas registrasi, dokumentasi, moderator, dan operator pada saat sesi paralel/presentasi makalah.

Tim Panitia Seminar

Tim Panitia Seminar

Kajur PMIPA FKIP Unib mengharapkan agar kerjasama yang baik seperti ini dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan untuk pelaksanaan seminar MaSEIS dan SNP-MIPA pada tahun-tahun mendatang. (rls)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Your Comment*

Name*

Email*

Website

Chat Whatsapps